Johan Hikmat

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Sepuluh Kaidah Dasar Menolak Paham Pluralisme

E-mail Print PDF

Oleh Lajnah Daimah Lil Buhuts Ilmiah Wal Ifta'

Segala puji hanyalah milik Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah atas Rasul penutup -yang tiada rasul sesudahnya- atas keluarga dan segenap sahabat, serta orang-orang yang mengikuti Beliau hingga hari kemudian kelak.

Amma ba’du.

Sesungguhnya Lajnah Daimah Lil Buhuts Ilmiah Wal Ifta’ (Komite Tetap Untuk Riset Ilmiah dan Fatwa) menanggapi pertanyaan - pertanyaan yang dilayangkan kepadanya mengenai beberapa pemikiran dan makalah yang ramai dirilis di media-media informasi, seputar permasalahan seruan kepada wihdah al adyan: agama Islam, agama Yahudi dan agama Nasrani, serta beberapa persoalan yang merupakan dampak dari seruan itu, seperti masalah pembangunan masjid, gereja dan tempat peribadatan Yahudi dalam satu komplek, di lingkungan universitas, pelabuhan udara dan tempat-tempat umum. Berikut juga seruan mencetak Al Qur`an Al Karim, Taurat dan Injil dalam satu jilid. Dan masih banyak lagi dampak propaganda penyatuan agama tersebut. Demikian pula seminar-seminar, perkumpulan-perkumpulan dan yayasan-yayasan di barat dan di timur yang diselenggarakan dan didirikan untuk tujuan tersebut. Setelah mempelajari dan menelitinya, maka Lajnah Daimah memutuskan :


Pertama : Termasuk kaidah dasar aqidah Islamiyah yang dimaklumi secara qath’i oleh segenap kaum muslimin ialah, tidak ada agama yang benar di atas muka bumi selain Dinul Islam. Dinul Islam adalah penutup seluruh agama-agama yang ada dan menghapus agama, syariat dan millah sebelumnya. Tidak ada satu agamapun di atas muka bumi yang boleh dipakai sebagai tatanan beribadah kepada Allah selain Dinul Islam.

Allah berfirman :


"Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi" [QS. Ali-Imran (3) : 85]

Yang disebut dengan agama Islam setelah diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah agama yang Beliau bawa, bukan agama yang lain.

Add a comment

Read more...
 

Kebebasan: Muslim atau Liberal

E-mail Print PDF

Penulis: Adian Husaini

“Amerika Serikat adalah contoh negara sekular yang baik dan mempunyai kedudukan yang khusus di dunia dengan menawarkan kesempatan dan harapan bagi umat manusia untuk mengembangkan agama-agama,”

Dalam pandangan kaum penganut “sipilis”, negara netral agama adalah negara yang tidak memihak atau melebihkan satu agama atas agama lain. Negara juga tidak boleh memihak satu aliran agama tertentu. Dalam kamus negara sekular, tidak dikenal istilah mukmin, kafir, sesat, halal atau haram, mayoritas atau minoritas. Semua warga negara dipandang sama, apapun paham dan aliran agamanya.

Begitulah pernyataan seorang pegiat paham Kebebasan Beragama di Indonesia dalam pengantar buku berjudul Membela Kebebasan Beragama: Percakapan tentang Sekularisme, Liberalisme, dan Pluralisme, (Jakarta: LSAF dan Paramadina, 2010). Lebih jauh, aktivis yang juga pendiri Nurcholish Madjid Society ini, menyebutkan: ”Jadi, contoh di Amerika Serikat sekularisme menghasilkan suatu perkembangan agama yang pesat sekali.”

Buku yang mempromosikan kebebasan beragama di Indonesia ini merekam pembicaraan puluhan tokoh tentang paham sekularisme, pluralisme dan liberalisme. Beberapa diantara mereka – seperti Abdurrahma Wahid, M. Dawam Rahardjo, Musdah Mulia – tercatat sebagai penggugat UU No. 1/PNPS/1965 ke Mahkamah Konstitusi. Sejumlah pemikir di sini juga secara terbuka mendukung paham sekularisme, pluralisme, dan liberalisme untuk dikembangkan di Indonesia.

Add a comment
Read more...
 

Live Streaming

VIVAnews - TEKNOLOGI
RSS Service
VivaNews.co.id
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1
mod_vvisit_counterKemarin3
mod_vvisit_counterPekan Ini12
mod_vvisit_counterPekan Lalu51
mod_vvisit_counterBulan Ini83
mod_vvisit_counterBulan Lalu148
mod_vvisit_counterSemua6959
We have 1 guest online
Content View Hits : 3409
Locations of visitors to this page

Ringan Berbobot
  • Cerdas Dalam Berdzikir
    Salah satu ciri khas masyarakat jahiliyah, di zaman kapanpun dan di negeri manapun, ialah lalai dalam mengingat Allah سبحانه و تعالى . Mereka tidak memandang perlu menjadikan Allah سبحانه و تعالى sebagai fokus perhatian dalam hidupnya.
  • Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم Bercita-cita Mati Syahid
    Kendati Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم menemui kematian dengan cara yang lazimnya kebanyakan orang, yaitu meninggal di tempat tidur, tetapi sesungguhnya cita-cita beliau yang sebenarnya ialah menemui kematian dalam bentuk mati syahid di jalan Allah سبحانه و تعالى . Sehingga perkara ini menjadi suatu anjuran yang jelas diarahkan Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم kepada ummat Islam. Bahkan agar peluang memperolehnya menjadi lebih besar, maka setiap muslim dianjurkan untuk memiliki niat berperang di jalan Allah سبحانه و تعالى .
  • Makanan Mukmin Menjelang Ad-Dajjal Keluar
    Bila ummat Islam sudah membiasakan sejak dini berdzikir mengingat Allah سبحانه و تعالى sebanyak mungkin dan diiringi dengan kualitas pelaksanaan yang bermakna, niscaya perlahan tapi pasti kegiatan dzikrullah akan menjadi suatu kebutuhan bagi ruhani mukmin laksana makanan dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh.

Downloads